Tampilkan postingan dengan label Al-Ikhlas Peduli. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Al-Ikhlas Peduli. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Februari 2010

Al-Ikhlas Peduli

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلاَ تَعَاوَنُوا عَلَى اْلإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَاب
"Dan tolong-menolonglah kalian dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kalian kepada Allah, sesungguhnya Allah amat keras siksa-Nya." (Al-Maa`idah:2)

Dalam membentuk ukhuwah Islamiyah antara sesama umat manusia, serta sebagai wujud sosialisasi OSIS Mts Al-Ikhlas kepada masyarakat luas, maka OSIS MTs Al-Ikhlas mengadakan program "AL-IKHLAS PEDULI". Yang mana program ini adalah program sosial berkala OSIS MTs Al-Ikhlas yang lebih dititik beratkan kepada bantuan terhadap fakir-miskin, yatim Piatu, serta saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah dan cobaan dari Alloh SWT.
Diantara program "AL-IKHLAS PEDULI" yang sudah terealisir adalah:


Read more »

Rabu, 24 Februari 2010

Dongeng Penggalangan Dana Senyum Untuk Rizky Zahrani

Rizqi Zahrani adalah buah hati pasangan Muhammad Roydan (36) dan Dahlia Yahya (37). Pasangan asal Flores dan Pekanbaru, Riau ini, menikah pada 2005. Sudah lama mereka menanti kehadiran si buah hati. Rizqi Zahrani yang lahir pada 16 Desember 2009 lalu, adalah anugerah tiada tara bagi mereka. Namun, Allah Swt. masih ingin memberi ujian yang luar biasa bagi keduanya. Di usianya yang sangat belia, Rizqi menderita kelainan jantung bawaan. Dokter menvonis fungsi bilik jantung bayi mungil ini terbalik.

Kesedihan menyeruak di dada Roydan dan Dahlia. Rizqi membutuhkan perawatan medis yang maksimal. Jantung Rizqi perlu dioperasi. Namun, fasilitas pengobatan dan operasi untuk Rizki hanya tersedia di dua rumah sakit di Indonesia, yaitu Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Rumah Sakit Jantung Harapan Kita. Tim dokter yang menangani Rizqi di Pekanbaru merujuk Rizqi ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta. Rumah sakit ini ribuan kilo jauhnya dari Pekanbaru.

Cinta dan kasih sayang pada sang buah hati, membuat Roydan memutuskan untuk membawa Rizqi ke Jakarta pada 23 Desember 2009 lalu. Dia berangkat ke Jakarta membawa istri dan anaknya yang masih berumur beberapa hari.

Tim dokter Rumah Sakit Jantung Harapan Kita yang menangani Rizqi bekerja ekstrakeras untuk menyelamatkan jantung Rizqi. Namun, ternyata semua itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sampai 17 Februari 2010 lalu, tagihan pengobatan rumah sakit Rizqi sudah lebih dari Rp 200 juta. Jangankan untuk membayar tagihan rumah sakit, untuk membiayai hidup selama mendampingi Rizqi di rumah sakit saja dia sudah sangat kerepotan.

“Saya sudah hampir dua bulan ini tidur di rumah sakit. Sementara istri saya tidur di sebuah kamar yang kami sewa tak jauh dari sini. Saya pulang ke kontrakan untuk mandi dan ganti pakaian saja,” ungkap Roydan pada DD Rabu (17/02) lalu.

Sejak berangkat ke Jakarta, Roydan dan Dahlia otomatis tidak bisa bekerja. Dari tabungan, bantuan dari keluarga, sanak famili dan bantuan dari berbagai lembaga kemanusiaan, terkumpul sedikit dana untuk deposit rumah sakit. Namun jumlahnya masih jauh dari cukup. Dana yang dibutuhkan Roydan masih sangat besar, yaitu sekitar Rp 18jutaan lagi. Dia dan istrinya sudah mencoba berbagai cara untuk mendapatkan bantuan biaya dari berbagai pihak, tapi hasilnya masih jauh dari cukup.

“Saya mohon doanya, Mas, semoga saya dan istri diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini. Tolong doakan Rizqi cepat sembuh,” ujar Roydan pada DD via telepon. [DompetDhuafa.com]


Read more »

Al-Ikhlas Peduli Gempa Padang

Gempa Padang membuat warga berhamburan. Padahal kekuatan gempa hanya 5,4 SR, namun goncangannya terasa kencang.

Gempa kali ini memang agak berbeda meski hanya berkekuatan 5,4 SR. Namun getaran dirasakan hampir di seluruh daerah Sumbar.

Menurut Kepala Satkorlak Provinsi Sumbar Ade Edward, gempat berpusat di perairan laut depan Kecamatan Bungus Kota Padang, bagian Barat Daya Kota Padang dengan kedalaman 10 kilometer.

Gempa cukup kuat dirasakan oleh masyarakat terutama di Kota Padang yang mengakibatkan sebagian masyarakat berhamburan ke luar bangunan.

Gempa tersebut telah berhasil merobohkan hampir seluruh infrastruktur kota Padang. Ditambah lagi dengan korban jiwa yang mencapai ribuan penduduk. Tidak sedikit diantara mereka yang kehilangan tempat tinggal, anak kehilangan ibu / bapaknya, suami kehilangan istri, orang tua kehilangan anaknya. Tangis memilukan hampir terdengar setiap menit menggema seantero kota Padang. Alloh telah memberikan cobaan yang kepada hambanya yang beriman. Semoga mereka senantiasa mendapatkan limpahan rahmat dan karunia yang melimpah.

Atas dasar itulah, maka OSIS MTs Al-Ikhlas lewat AL-IKHLAS PEDULI berusaha untuk menggalang dana guna memberikan bantuan ala kadarnya kepada saudara-saudara kita di kota Padang.

Dan Alhamdulillahirrobbil'alamin...., dana yang terkumpul mencapai 1 Juta rupiah lebih. Dan dana tersebut telah dikirimkan lewat rekening untuk disumbangkan kepada saudara-saudara kita di Padang.

Kemudian kepada semua pihak yang telah ikut berperan serta menyumbang lewat AL-IKHLAS PEDULI kami ucapkan banyak terimakasih. Semoga Alloh membalas amal anda semua. Amiiiinn.!!!!
Read more »